Minggu, 20 Oktober 2019

HUBUNGAN ARSITEKTUR KOMPUTER DAN SISTEM KOGNISI MANUSIA


Assalamualaikum warrohmatullahi wabarokatu kawan-kawan J

Masya Allah berkah untuk kalian semua ya aamiin

Sebelum membaca tulisan ini kalian harus baca tulisan tentang definisi arsitektur komputer dan sistem kognisi yang aku tulis sebelumnya ya biar nyambung gitu hehe :v
Nah pada kesempatan kali ini, aku mau bahas tentang hubungan arsitektur komputer dengan sistem kognisi manusia nih, jadi menurut kalian gimana tuh hubungannya? Ada hubungan tapi gak ada status kali yak? *eh haha Yuk langsung simak aja ya bebsss

Salah satu tokoh di tulisan sebelumnya yaitu Alfatta (2007), menurut Alfatta arsitektur komputer didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja dan target biayanya. Arsitektur komputer memberikan berbagai atribut pada sistem komputer yang dibutuhkan oleh seseorang perancang software sistem untuk mengembangkan suatu program.

Jadi, berdasarkan beberapa pengertian arsitektur komputer yang sudah dibahas sebelumnya, dapt diambil kesimpulan bahwa arsitektur komputer adalah komputer yang mempunyai konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar mengenai interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk menciptakan komputer yang memenuhi kebutuhan.

Kemudian sistem kognisi manusia adalah hal yang berlangsung di pikiran seseorang. Bagaimana seseorang berpikir, mengingat, memahami bahasa, memecahkan masalah, menjelaskan berbagai pengalaman, memperoleh sejumlah standar moral dan membentuk keyakinan (Wade dan Tavris, 2008).

Teori kognitif berhubungan dangan bagaimana kita memperoleh, memproses, dan menggunakan informasi (Lefrancois, 1997). Piaget (dalam Hergengahm & Olson, 2008) mendefinisikan kemampuan atau perkembangan kognitif sebagai hasil dari hubungan perkembangan otak dan sistem nervous dan pengalaman-pengalaman yang membantu individu beradaptasi dengan lingkungan.

Jadi, berdasarkan pengertian sistem kognisi manusia di tulisan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa sistem kognisi manusia adalah suatu proses untuk berpikir untuk memperoleh sebuah informasi mengenai objek dan sikap tertentu, yaitu berupa fakta, pengetahuan dan keyakinan tentang objek.

Lalu apa hubungannya arsitektur komputer dengan sistem kognisi manusia??

Yuk kita bahass...

Hubungan arsitektur komputer dengan sistem kognisi manusia terlihat jelas pada pengertiannya masing-masing yaitu arsitektur komputer yang merupakan komputer yang mempunyai konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar mengenai interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk menciptakan komputer yang memenuhi kebutuhan, sedangkan sistem kognisi manusia adalah suatu proses untuk berpikir untuk memperoleh sebuah informasi mengenai objek dan sikap tertentu, yaitu berupa fakta, pengetahuan dan keyakinan tentang objek. Jadi komputer diciptakan untuk memenuhi kebutuhan, kebutuhan siapa? Yang pasti kebutuhan manusia. Manusia memiliki sebuah sistem kognisi untuk memperoleh sebuah informasi sebuah objek tertentu, maka dari itu struktur kognisi manusia itu sendiri yang menciptakan sebuah program untuk memenuhi kebutuhan lewat sistem komputer. Kemudian komputer tersebut dioperasikan oleh manusia agar dapat mempermudah kebutuhan manusia pula. Sehingga arsitektur komputer dengan sistem kognisi manusia menciptakan hubungan timbal balik yang sangat menguntungkan.

Baik lanjut ya.... kita akan bahas kelebihan dan kekurangan pada arsitektur komputer dan sistem kognisi manusia, cekidot !!

Kelebihan dan kekurangan arsitektur komputer

Kelebihan :
  1.  Memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu
  2. Bisa digunakan oleh banyak pengguna
  3. Dapat membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan
  4. Menggunakan teknologi time-sharing
  5.  Kecepatan kerja processornya hingga 1GOPS (Giga Operations Per Second)

Kekurangan :
  1. Harganya mahal
  2. Membutuhkan daya listrik yang lebih besar
  3. Ukurannya besar sehingga membutuhkan ruangan yang cukup besar pula
  4. Interface dengan pengguna masih menggunakan teks

Kelebihan dan kekurangan sistem kognisi manusia

Kelebihan :
  1.  Struktur kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan tujuan yang jelas
  2. Banyak memberi motivasi agar terjadi proses belajar
  3. Mengoptimalisasikan kerja otak secara maksimal

Kekurangan :
  1. Membutuhkan waktu yang cukup lama
  2. Terkadang sulit mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari, karena setiap individu berbeda dalam mengoptimalkan cara berpikirnya


Oke sampai sini ya kawan-kawan, semoga bermanfaat dan dapat membantu J tetap bahagia. Sampai bertemu di tulisan selanjutnya :3

Wassalamualaikum warromatullahi wabarrakatu

Tiramisu <3
Referensi

Alfatta, H. (2007). Analisis dan perancangan informasi. Yogyakarta: Andi Offset.
Hergenhahn, B. R., Olson, M. (2008). Theories of learning (teori belajar). Jakarta: Kencana.
Wade, C., Tavris, C. (2008). Psikologi jilid satu, edisi 9. Jakarta: Erlangga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar